Liganusantara.com, Jakarta – Persita Tangerang menilai hasil kekalahan saat menghadapi Persebaya Surabaya tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya pertandingan. Pelatih Persita, Carlos Pena, menyebut timnya pantas membawa pulang setidaknya satu poin dari laga tandang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (4/4/2026).
Pada pertandingan lanjutan Super League musim 2025/2026 tersebut, Persita harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 0-1. Satu-satunya gol dalam pertandingan itu dicetak Francisco Rivera pada menit ke-62, yang menjadi pembeda bagi kedua tim.
Carlos Pena mengungkapkan kekecewaannya karena menurutnya pertandingan berlangsung cukup seimbang. Ia menilai anak asuhnya mampu memberikan perlawanan dan tampil dominan dalam beberapa fase permainan. Namun, Persebaya dinilai lebih efektif dalam memanfaatkan peluang, khususnya pada babak kedua.
Secara permainan, Persita disebut mampu merepotkan pertahanan lawan melalui penguasaan bola serta skema transisi cepat. Kendati demikian, penyelesaian akhir yang kurang akurat membuat sejumlah peluang emas gagal dikonversi menjadi gol penyeimbang. Pena juga mengakui bahwa lini belakang Persebaya merupakan salah satu yang sulit ditembus, terutama ketika bermain di kandang sendiri.
Ia menambahkan bahwa timnya sudah menunjukkan performa yang konsisten seperti yang ditampilkan sepanjang musim. Namun, rendahnya akurasi di depan gawang menjadi faktor utama kegagalan Persita mencetak gol dalam laga tersebut.
Akibat hasil ini, Persita Tangerang turun ke posisi keenam klasemen sementara dengan raihan 41 poin. Posisi mereka digeser Persebaya Surabaya yang kini mengoleksi 42 poin. Persaingan di papan atas Super League musim 2025/2026 pun diperkirakan semakin ketat menjelang pekan-pekan krusial.
Carlos Pena kini menghadapi tugas untuk meningkatkan ketajaman lini serang timnya. Persita dijadwalkan menjamu Arema FC pada Jumat (10/4/2026), yang menjadi kesempatan untuk kembali meraih hasil positif.












