Liganusantara.com, Jakarta – Seorang pengguna TikTok asal Malaysia dengan akun @angahbuathal menyampaikan permintaan maaf setelah sebelumnya sempat menyindir Timnas Indonesia. Ia mengakui kesalahannya dan menyebut dirinya khilaf, apalagi setelah Timnas Malaysia mendapat sanksi berat dari FIFA dan AFC akibat kasus pemain naturalisasi bermasalah.
Peristiwa ini bermula pada 10 Juni 2025, saat Timnas Indonesia menghadapi Jepang dalam laga terakhir Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Osaka. Dalam pertandingan tersebut, Indonesia harus mengakui keunggulan Jepang dengan skor telak 0-6.
Di hari yang sama, Timnas Malaysia justru meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Vietnam pada laga kedua Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027. Hasil ini membuat skuad berjuluk Harimau Malaya menjadi sorotan.
Setelah pertandingan, akun TikTok tersebut sempat mengunggah konten bernada sindiran kepada Indonesia, dengan menyebut soal “tutorial gol” yang merujuk pada kemenangan besar Malaysia, kontras dengan kekalahan Indonesia dari Jepang.

FIFA Turun Tangan
Situasi berubah ketika Vietnam melaporkan dugaan pelanggaran kepada FIFA terkait keabsahan beberapa pemain Malaysia. Mereka mencurigai adanya pemain yang tidak memenuhi syarat untuk memperkuat tim nasional.
Hasil penyelidikan FIFA kemudian membuktikan adanya pelanggaran. Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dijatuhi sanksi, bersama tujuh pemain naturalisasi yang dinyatakan bersalah karena pemalsuan dokumen. Mereka adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.
Ketujuh pemain tersebut mendapat larangan beraktivitas di dunia sepak bola profesional selama tujuh tahun. Selain itu, beberapa hasil pertandingan Malaysia dianulir, termasuk kemenangan atas Singapura dan Palestina, serta hasil imbang melawan Cape Verde.
Sanksi juga datang dari AFC yang membatalkan kemenangan Malaysia atas Nepal dan Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027. Dampaknya, Malaysia kehilangan enam poin dan dipastikan gagal melaju ke putaran final turnamen tersebut.
Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Menanggapi situasi tersebut, pemilik akun @angahbuathal akhirnya menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia. Ia mengakui ucapannya sebelumnya muncul karena terbawa suasana.
Ia menjelaskan bahwa video yang sempat viral hanyalah potongan dari konten yang lebih panjang, dan bagian yang menyinggung soal “tutorial gol” menjadi sorotan publik.
Menurutnya, tidak ada niat untuk merendahkan sepak bola Indonesia. Ia juga menegaskan bahwa rivalitas antara suporter Indonesia dan Malaysia sudah lama terjadi, namun seharusnya tetap dalam batas wajar layaknya hubungan saudara.
Di akhir pernyataannya, ia menekankan bahwa sepak bola hanyalah olahraga, dan hubungan antara kedua negara serumpun tetap lebih penting. Ia pun menyampaikan permohonan maaf secara tulus kepada seluruh masyarakat Indonesia.












