Berita viral Sepak bolaLiga Indonesia 2025/2026NEWSOlahragaSepakbolaSKOR TERKINITRENDING

Bintang Persija Jakarta Allano Lima Jadi Raja Kartu Kuning di Super League 2025-2026, Begini Tanggapan Bambang Pamungkas

×

Bintang Persija Jakarta Allano Lima Jadi Raja Kartu Kuning di Super League 2025-2026, Begini Tanggapan Bambang Pamungkas

Sebarkan artikel ini
Bintang Persija Jakarta Allano Lima Jadi Raja Kartu Kuning di Super League 2025-2026, Begini Tanggapan Bambang Pamungkas
Bintang Persija Jakarta Allano Lima Jadi Raja Kartu Kuning di Super League 2025-2026, Begini Tanggapan Bambang Pamungkas

Liganusantara.com – Pemain andalan Persija Jakarta, Allano Lima, tercatat sebagai pemain dengan koleksi kartu kuning terbanyak di Super League 2025-2026. Catatan tersebut membuat manajemen Macan Kemayoran memberikan perhatian khusus terhadap sikap pemain asal Brasil tersebut di lapangan.

Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, mengakui pihak klub telah memberikan peringatan kepada Allano. Manajemen kini tengah mencari solusi agar pemain berusia 30 tahun itu dapat mengontrol emosinya sehingga tidak merugikan tim dalam pertandingan penting.

Allano Lima Tetap Jadi Pemain Penting Persija

Allano Lima masih menjadi salah satu sosok krusial dalam skuad Persija Jakarta musim ini. Performa pemain asal Brasil tersebut cukup impresif dengan kontribusi enam gol dan tujuh assist sepanjang kompetisi.

Namun di balik performa tersebut, Allano juga memiliki catatan disiplin yang kurang baik. Ia kerap terlibat dalam situasi emosional di lapangan yang berujung kartu kuning.

Sepanjang musim Super League 2025-2026, Allano telah mengoleksi total 12 kartu kuning. Jumlah tersebut membuatnya menjadi pemain dengan kartu kuning terbanyak di kompetisi.

Akibat akumulasi kartu, Allano sudah melewatkan tiga pertandingan Persija. Bahkan, ia dipastikan kembali absen saat Persija menghadapi Dewa United FC pada 15 Maret karena hukuman akumulasi kartu kuning.

Respons Manajemen Persija Jakarta

Bambang Pamungkas mengungkapkan bahwa setiap pemain bintang biasanya memiliki karakter yang berbeda, termasuk dalam hal kepribadian di lapangan.

Menurutnya, Allano merupakan pemain yang sangat ekspresif saat bertanding. Hal tersebut terkadang membuat emosinya mudah terpancing dalam situasi tertentu.

Pihak Persija sebenarnya sudah beberapa kali melakukan diskusi dengan Allano terkait banyaknya kartu kuning yang diterimanya sepanjang musim ini.

Manajemen klub ingin memastikan agar masalah tersebut tidak mengganggu performa sang pemain, terlebih Persija Jakarta masih terlibat dalam persaingan perebutan gelar juara musim ini.

Saat ini kompetisi Super League 2025-2026 hanya menyisakan sekitar 10 pertandingan lagi, sehingga setiap laga menjadi sangat krusial bagi Macan Kemayoran.

Bambang menegaskan bahwa klub masih terus mencari pendekatan terbaik agar Allano tetap dapat bermain dengan maksimal tanpa harus kehilangan kontrol emosinya di lapangan.

Persija berharap komunikasi yang terus dilakukan dengan sang pemain dapat menjadi solusi agar kontribusinya tetap optimal sekaligus meminimalkan risiko hukuman akibat akumulasi kartu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *