Berita viral Sepak bolaInternasionalKualifikasi Piala Dunia 2026Liga Indonesia 2025/2026OlahragaPrediksi dan AnalisisSepakbolaTimnas IndonesiaTransfer pemainTRENDING

Kontroversi Pemanggilan Timnas: 9 Pemain “Underperform” yang Tetap Dipercaya John Herdman

×

Kontroversi Pemanggilan Timnas: 9 Pemain “Underperform” yang Tetap Dipercaya John Herdman

Sebarkan artikel ini
Kontroversi Pemanggilan Timnas: 9 Pemain "Underperform" yang Tetap Dipercaya John Herdman
Kontroversi Pemanggilan Timnas: 9 Pemain "Underperform" yang Tetap Dipercaya John Herdman

Liganusantara.com, Jakarta – Keputusan pelatih John Herdman memanggil 41 pemain untuk persiapan FIFA Series 2026 memicu perdebatan hangat di kalangan pecinta sepak bola tanah air. Sorotan tajam tertuju pada beberapa nama yang rapornya di level klub tergolong medioker, bahkan minim menit bermain, namun tetap mendapat “tiket” ke skuad Garuda.

Fenomena ini menimbulkan tanda tanya besar: Apakah kualitas di lapangan masih menjadi parameter utama, ataukah ada pertimbangan lain di balik keputusan sang pelatih?


Sorotan Tajam Pemain Liga Domestik (BRI Super League)

Dari 24 pemain liga lokal yang dipanggil, beberapa nama justru tengah berjuang keras mendapatkan posisi utama di klubnya masing-masing.

  1. Mauro Zijlstra (Persija Jakarta): Penyerang naturalisasi ini tercatat baru mencicipi 21 menit bermain dari 2 penampilan. Sangat minim untuk ukuran striker Timnas.
  2. Jens Raven (Persija Jakarta): Meski tampil 17 kali, Raven lebih sering berangkat dari bangku cadangan dengan total hanya 292 menit bermain dan koleksi 1 gol saja.
  3. Ivar Jenner: Sejak merumput di Indonesia pada paruh musim, Ivar baru mencatatkan 4 laga dan dinilai belum mencapai level permainan terbaiknya.
  4. Witan Sulaeman: Sang “langganan” Timnas ini mulai kehilangan tempat utama di putaran kedua liga, meski telah mengemas 1 gol dan 3 assist.
  5. Egy Maulana Vikri (Dewa United): Performa Egy merosot tajam dibandingkan musim lalu. Musim ini, ia hanya mampu menyumbang 1 assist dari 21 pertandingan.

Rapor Merah Pemain yang Merumput di Luar Negeri (Abroad)

Bukan hanya pemain lokal, sejumlah nama yang berkarier di luar negeri juga dipanggil meski performanya di klub sedang meredup.

  • Elkan Baggott (Ipswich Town): Kembalinya Elkan setelah dua tahun absen menjadi kejutan, mengingat ia lebih banyak bermain untuk tim U-21 (Premier League 2) dan jarang tampil di skuad utama.
  • Adrian Wibowo (Los Angeles FC): Pemain yang berkarier di MLS ini tercatat belum mendapatkan menit bermain sama sekali di kompetisi resmi musim 2026.
  • Ole Romeny: Baru pulih dari cedera panjang, Ole masih kesulitan mencetak gol di kasta kedua Liga Inggris meski sudah tampil dalam 16 pertandingan (420 menit).
  • Ragnar Oratmangoen: Di Liga Belgia, Ragnar baru bermain 10 kali dengan koleksi 1 gol. Minimnya jam terbang di tahun ini menjadi keraguan tersendiri bagi kualitas daya gedornya.

Kesimpulan: Perjudian atau Strategi?

Keputusan John Herdman membawa barisan pemain yang sedang “dingin” di klub ini tentu menjadi perjudian besar. Di tengah melimpahnya stok pemain bertahan yang berkualitas, pemanggilan pemain yang minim menit bermain seperti Elkan atau Adrian dianggap ganjil oleh sebagian publik.

FIFA Series 2026 akan menjadi pembuktian bagi para pemain ini: Apakah mereka mampu menjawab kepercayaan Herdman, atau justru membenarkan keraguan publik?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *