Liga Indonesia 2025/2026NEWSSepakbolaTeknologiTRENDING

PSSI Sebut VAR di Championship Signifikan Kurangi Kekeliruan Wasit

×

PSSI Sebut VAR di Championship Signifikan Kurangi Kekeliruan Wasit

Sebarkan artikel ini
PSSI Sebut VAR di Championship Signifikan Kurangi Kekeliruan Wasit
PSSI Sebut VAR di Championship Signifikan Kurangi Kekeliruan Wasit

Liganusantara.com, Jakarta – Komisi Wasit Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menilai penerapan teknologi Video Assistant Referee (VAR) pada kompetisi kasta kedua Indonesia atau Championship musim 2025/2026 mampu membantu menekan kesalahan pengambilan keputusan oleh wasit.

Ketua Komisi Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, menyampaikan bahwa performa para pengadil lapangan mengalami peningkatan cukup signifikan sejak teknologi VAR mulai digunakan secara konsisten pada musim ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Ogawa dalam kegiatan “Refereeing Workshop for Media” yang diselenggarakan PSSI bersama PSSI Pers di Jakarta. Menurutnya, teknologi VAR memberikan dukungan penting bagi wasit dalam mengambil keputusan yang lebih akurat selama pertandingan berlangsung.

Akurasi Keputusan Wasit Meningkat

Berdasarkan data Komisi Wasit PSSI, sejak pekan pertama hingga pekan ke-21 Championship musim ini tercatat sebanyak 255 insiden penting yang terjadi dalam pertandingan. Dari jumlah tersebut, sekitar 91 persen keputusan wasit dinilai sudah tepat.

Angka ini meningkat cukup signifikan dibandingkan musim sebelumnya. Pada musim 2024/2025, saat teknologi VAR pertama kali diperkenalkan, tingkat akurasi keputusan wasit baru mencapai sekitar 75 persen dari total 211 insiden penting yang terjadi.

Ogawa menjelaskan bahwa peningkatan tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh keberadaan VAR, tetapi juga karena para wasit semakin terbiasa menggunakan teknologi tersebut. Seiring waktu, mereka mulai memahami cara memanfaatkan sistem VAR secara maksimal untuk membantu proses pengambilan keputusan.

Pemahaman Aturan dan Disiplin Wasit Meningkat

Selain bantuan teknologi, kualitas keputusan wasit di lapangan tanpa bantuan VAR juga mengalami peningkatan. Hal ini dipengaruhi oleh pemahaman yang semakin baik terhadap aturan pertandingan atau Laws of the Game, serta tingkat disiplin para wasit yang semakin baik.

Komite Wasit PSSI terus melakukan berbagai program pembinaan untuk meningkatkan kualitas para pengadil lapangan. Program tersebut meliputi pelatihan mengenai aturan pertandingan, simulasi pengambilan keputusan dalam situasi pertandingan, hingga evaluasi performa wasit setelah pertandingan berlangsung.

Kondisi Fisik Wasit Jadi Perhatian

Selain aspek teknis, kondisi fisik para wasit juga menjadi perhatian serius. Dalam sepak bola modern yang memiliki tempo permainan semakin cepat, para wasit dituntut memiliki kebugaran fisik yang optimal.

Menurut Ogawa, para wasit saat ini bahkan mulai menerapkan pola latihan serta pola makan yang hampir serupa dengan para pemain sepak bola profesional.

Dengan pola latihan dan konsumsi yang lebih teratur, para wasit dinilai mampu menjaga stamina dan konsentrasi sepanjang pertandingan. Hal ini penting karena wasit harus mengambil keputusan secara cepat dan tepat di tengah tekanan pertandingan.

Evaluasi Berkelanjutan untuk Tingkatkan Kualitas

Ogawa juga menyambut baik perkembangan kualitas wasit dalam kompetisi sepak bola Indonesia dalam beberapa musim terakhir. Meski demikian, ia menegaskan bahwa masih ada sejumlah aspek yang perlu terus diperbaiki.

Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain konsistensi dalam pengambilan keputusan serta komunikasi antara wasit utama dan asisten wasit di lapangan.

Karena itu, Komite Wasit PSSI akan terus menjalankan program edukasi dan evaluasi secara berkelanjutan bagi para wasit di seluruh Indonesia. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kepemimpinan pertandingan sekaligus memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola nasional.

Ogawa menegaskan bahwa kualitas perwasitan merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan kompetisi yang adil dan profesional. Dengan dukungan teknologi VAR serta pembinaan yang terus dilakukan, ia optimistis standar perwasitan di Indonesia akan semakin meningkat di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *