liganusantara.com – ,Jakarta Persita Tangerang nyaris menggagalkan pesta kemenangan Persib Bandung di markasnya sendiri. Namun, keputusan wasit Candra asal Padang, Sumatra Barat, membuat harapan tersebut sirna.
Dalam lanjutan pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026, Persita harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 0-1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (22/2/2026) malam WIB.
Gol tunggal Maung Bandung tercipta pada menit ke-49. Umpan sepak pojok yang dilepaskan Luciano Guaycochea berhasil disambut tandukan Andrew Jung dan berbuah gol.
Memasuki menit ke-81, Persita memperoleh peluang emas lewat situasi bola mati. Pablo Ganet mengirimkan umpan dari sudut lapangan ke jantung pertahanan Persib. Matheus Alves yang berada di posisi ideal menyundul bola ke gawang.
Gol Dianulir, Persita Protes

Namun sebelum bola benar-benar disambar Alves, wasit Candra lebih dulu meniup peluit dan mengisyaratkan ke arah ofisial pertandingan. Gol tersebut akhirnya tidak disahkan.
Keputusan itu langsung memicu protes keras dari para pemain dan staf Persita. Tim berjuluk Pendekar Cisadane mempertanyakan alasan peluit dibunyikan saat eksekusi sepak pojok telah berlangsung. Meski demikian, sang pengadil lapangan tetap pada pendiriannya dan tidak mengubah keputusan.
Kebingungan juga dirasakan warganet karena tidak ada penjelasan resmi terkait momen kontroversial tersebut.
Respons Persita dan Kartu Merah untuk Igor
Cuplikan insiden itu kemudian diunggah ulang akun Instagram @sports.indosiar pada Kamis (22/2). Melalui kolom komentar, akun resmi @persita.official memberikan tanggapan singkat.
“Jujur, janggal,” tulis Persita.
Situasi semakin sulit bagi tim tamu di penghujung laga. Pada menit ke-90+10, kiper Persita, Igor Rodrigues, diganjar kartu merah usai melakukan pelanggaran terhadap gelandang Persib, Beckham Putra Nugraha, yang berada dalam posisi berbahaya untuk menambah keunggulan.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Persib.











