liganusantara.com – ,Jakarta Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, menatap laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 dengan penuh keyakinan. Ia siap menjalani tantangan barunya bersama Laskar Kalinyamat saat menjamu Persebaya Surabaya.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2/2026) pukul 20.30 WIB itu menjadi momen penting bagi Persijap untuk menjaga tren positif di kandang. Lemos menegaskan seluruh pemain berada dalam kondisi siap tempur.
Menurut pelatih asal Portugal tersebut, persiapan tim berjalan maksimal. Selama lima hari terakhir, skuadnya fokus mematangkan strategi demi menghadapi Bajul Ijo. Ia pun merasa percaya diri dengan kesiapan yang dimiliki timnya.
“Kondisi pemain sangat baik dan semuanya siap dimainkan. Kami punya waktu yang cukup untuk mempersiapkan laga ini dan saya yakin dengan kesiapan tim,” ujar Lemos dalam sesi jumpa pers.
Evaluasi Usai Kekalahan Telak

Pada pertandingan sebelumnya, Persijap harus mengakui keunggulan Malut United setelah kalah dengan skor mencolok 0-4. Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi serius bagi tim pelatih.
Lemos menilai sektor pertahanan menjadi salah satu aspek yang perlu diperbaiki. Namun, ia menekankan bahwa pembenahan tidak hanya difokuskan pada lini belakang, melainkan mencakup seluruh elemen permainan, termasuk transisi, serangan, hingga situasi bola mati.
Selama masa persiapan, berbagai kekurangan itu telah dibenahi. Lemos berharap anak asuhnya tampil lebih solid dan efektif, baik saat bertahan maupun ketika membangun serangan.
Lucas Morelatto Siap Berkontribusi

Gelandang asing Persijap, Lucas Morelatto, juga menyatakan dirinya siap memberikan kontribusi maksimal. Meski menjadi pemain asing yang datang paling akhir, ia memastikan kondisi fisiknya kini sudah optimal.
Pemain asal Brasil tersebut mengaku telah bekerja keras dalam latihan untuk mengejar kebugaran dan meningkatkan chemistry bersama rekan setimnya. Ia juga menilai perombakan besar yang dilakukan tim di putaran kedua tidak menjadi hambatan berarti dalam proses adaptasinya.
Menurut Morelatto, laga melawan Persebaya memiliki arti penting dan layaknya partai final bagi Persijap, mengingat posisi mereka yang masih berjuang di papan bawah klasemen.
Rekor Kandang Jadi Modal Berharga

Meski belum beranjak dari zona bawah, Persijap memiliki catatan impresif saat tampil di hadapan pendukung sendiri. Pada putaran kedua musim ini, mereka berhasil meraih dua kemenangan kandang.
Tim asal Jepara tersebut sukses menundukkan PSM Makassar dengan skor 2-0 serta mengatasi Madura United lewat kemenangan tipis 1-0.
Catatan positif itu menjadi peringatan bagi Persebaya Surabaya. Jika tidak mampu membongkar pertahanan tuan rumah dengan efektif, bukan tidak mungkin Bajul Ijo akan mengalami kesulitan seperti dua tim sebelumnya.
Dengan persiapan matang dan dukungan publik sendiri, Persijap bertekad melanjutkan momentum positif sekaligus mengamankan poin penting dalam persaingan musim ini.









