NasionalOlahragaPrediksi dan AnalisisSepakbolaTimnas Indonesia

Mengupas Profil Asisten John Herdman di Timnas Indonesia: Dari Akademisi Kebugaran hingga Analis Muda Berbakat

×

Mengupas Profil Asisten John Herdman di Timnas Indonesia: Dari Akademisi Kebugaran hingga Analis Muda Berbakat

Sebarkan artikel ini
Mengupas Profil Asisten John Herdman di Timnas Indonesia: Dari Akademisi Kebugaran hingga Analis Muda Berbakat
Mengupas Profil Asisten John Herdman di Timnas Indonesia: Dari Akademisi Kebugaran hingga Analis Muda Berbakat

liganusantara.com – ,Jakarta Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai membentuk jajaran staf kepelatihannya untuk menangani skuad Garuda. Sejumlah nama telah dipastikan bergabung guna membantu pelatih asal Inggris tersebut dalam menjalankan program dan strategi tim nasional.

Kehadiran Herdman membawa pendekatan yang berbeda dibandingkan dua pendahulunya, Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert. Jika sebelumnya pelatih datang dengan rombongan staf sendiri, Herdman justru memilih memaksimalkan potensi pelatih lokal. Ia hanya membawa satu sosok yang pernah lama bekerja bersamanya.

Berikut profil para asisten yang kini menjadi bagian dari tim kepelatihan Timnas Indonesia:

Nova Arianto

Nama pertama adalah Nova Arianto. Sosok ini bukan figur baru di lingkungan Timnas Indonesia. Nova telah menjadi bagian dari staf pelatih dalam dua periode berbeda, yakni saat ditangani Shin Tae-yong (2019–2024) dan Patrick Kluivert (2025).

Pengalaman panjang tersebut menjadi nilai tambah bagi Herdman. Nova memahami karakter, kultur tim, serta kemampuan para pemain nasional. Hal ini tentu membantu proses adaptasi pelatih kepala yang baru.

Di sisi lain, kesempatan bekerja bersama Herdman juga memberi Nova ruang untuk memperkaya pengalaman serta memperdalam wawasan kepelatihannya. Saat ini, ia juga dipercaya memegang jabatan sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20.

Cesar Meylan

Untuk sektor kebugaran dan performa fisik pemain, Herdman menunjuk Cesar Meylan sebagai pelatih performa. Meylan merupakan sosok yang sudah lama bekerja sama dengan Herdman, sejak 2011.

Kolaborasi keduanya berlanjut ketika menangani Timnas Kanada pada periode 2018–2023 serta klub MLS, Toronto FC, pada 2023–2024.

Secara akademis, Meylan memiliki latar belakang yang kuat. Ia meraih gelar doktor (PhD) di bidang Strength & Conditioning dari Auckland University of Technology pada 2013. Selain itu, ia juga pernah menjadi Adjunct Professor di University of British Columbia.

Pria berusia 45 tahun tersebut juga mengantongi sertifikasi spesialis kekuatan dan pengkondisian dari National Strength & Conditioning Association (NSCA), menjadikannya salah satu figur yang memiliki reputasi mumpuni dalam pengembangan fisik atlet.

Sofie Imam Faizal

Nama berikutnya adalah Sofie Imam Faizal, pelatih fisik asal Situbondo, Jawa Timur. Ia sudah cukup lama terlibat dalam pembinaan tim nasional kelompok usia.

Sebelum bergabung dalam tim Herdman, Sofie menjadi bagian dari staf Nova Arianto di Timnas Indonesia U-20. Ia juga pernah terlibat dalam tim U-16 dan U-17, serta membantu Shin Tae-yong ketika masih menukangi skuad senior.

Dengan pengalaman tersebut, menangani pemain tim nasional bukan hal baru bagi pria berusia 37 tahun itu. Ia telah mengenal banyak pemain sejak level usia muda hingga senior, termasuk saat turut membantu Patrick Kluivert pada 2025.

Dzikry Lazuardi

Sosok terakhir yang cukup menyita perhatian adalah Dzikry Lazuardi. Pria asal Bandung ini dipercaya mengisi posisi analis dalam tim kepelatihan Herdman.

Sebelumnya, Dzikry menjabat sebagai Kepala Analis di Persija Jakarta sejak Juli 2024. Dalam perannya tersebut, ia bekerja bersama sejumlah pelatih seperti Carlos Pena, Mauricio Souza, dan Ricky Nelson.

Sebelum di Persija, ia juga pernah menjalankan tugas serupa di Persis Solo, Persipura Jayapura, serta Sulut United.

Menariknya, di usia yang baru 28 tahun dan dengan lisensi C AFC yang dimilikinya, Dzikry sudah mendapatkan kepercayaan besar untuk menjadi bagian dari staf Timnas Indonesia. Hal ini menunjukkan potensi dan kapasitasnya sebagai analis muda yang menjanjikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *