liganusantara.com – ,Jakarta Putaran kedua BRI Super League 2025/2026 langsung bergulir panas. Memasuki pekan ke-20, seluruh 18 peserta seolah dilepas dari garis start tanpa waktu adaptasi. Intensitas persaingan melonjak tajam, dengan mayoritas pertandingan menyajikan duel berlabel laga besar.
Paruh kedua musim ini menjadi fase penentuan. Klub-klub papan atas berlomba menjaga konsistensi demi asa juara, sementara tim-tim yang tercecer di tengah dan bawah klasemen mati-matian berburu poin untuk memperbaiki posisi serta menjauh dari ancaman degradasi.
Ketatnya jarak poin membuat setiap kesalahan terasa mahal. Satu kekalahan saja bisa berdampak besar, baik bagi kandidat juara maupun tim yang sedang berjuang bertahan. Tak berlebihan jika pekan ke-20 diprediksi menjadi salah satu rangkaian pertandingan paling melelahkan secara fisik dan mental, dengan setidaknya empat laga krusial yang berpotensi mengubah peta klasemen.
Persib vs Malut United, Pertarungan Panas Penentu Puncak

Laga paling menyedot perhatian tentu mempertemukan Persib Bandung melawan Malut United. Duel ini bukan sekadar adu taktik, melainkan sarat muatan emosional dan kepentingan klasemen.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, dituntut membawa Maung Bandung meredam agresivitas Laskar Kie Raha demi mempertahankan posisi teratas. Tantangan kian berat karena Malut United diperkuat sejumlah mantan pemain Persib yang tentu memahami karakter permainan lawan.
Nama-nama seperti Gustavo Franca, Tyronne Del Pino, Dimas Drajat, David da Silva, hingga Ciro Alves berpotensi menjadi pembeda. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal, terlebih Borneo FC dan Persija Jakarta siap mengambil keuntungan jika Persib kehilangan poin.
Borneo FC dan Persija Wajib Fokus Penuh

Borneo FC juga menghadapi lawan yang tak bisa dianggap remeh saat berjumpa Bhayangkara FC. Tim berjuluk The Guardians of Saburai tengah menunjukkan grafik performa menanjak, termasuk hasil imbang melawan Persita dan kemenangan penting atas Malut United.
Nasib serupa dialami Persija Jakarta yang akan meladeni Arema FC. Konsentrasi tinggi menjadi kunci bagi Macan Kemayoran untuk tetap berada dalam jalur persaingan papan atas.
Jika tak ada aturan pembatasan pemain pinjaman, kehadiran Gustavo Franca, Rio Fahmi, dan Hansamu Yama di kubu Arema berpotensi menjadi ujian serius bagi Persija, mengingat ketiganya memiliki riwayat kuat bersama klub ibu kota.
Derby Mataram, Ajang Kebangkitan PSIM dan Persis

Sorotan lain tertuju pada Derby Mataram yang mempertemukan PSIM Yogyakarta kontra Persis Solo. Pertandingan ini menjadi momentum krusial bagi kedua tim yang sama-sama mengawali putaran kedua dengan hasil mengecewakan.
PSIM datang dengan beban dua kekalahan beruntun dari Persebaya dan Borneo FC. Sementara Persis masih terpuruk setelah gagal meraih poin di dua laga kandang melawan Borneo FC dan Persib.
Sebagai kampiun Liga 2 musim lalu, PSIM jelas tak ingin terus terperosok. Di sisi lain, Persis berada dalam tekanan berat karena mulai tertinggal dari pesaing dan kini menghuni dasar klasemen seorang diri.
Zona Merah Memanas, Papan Tengah Tak Kalah Ambisius
Di area degradasi, Persijap Jepara dan Semen Padang sama-sama dihadapkan pada ujian berat saat menjamu Madura United dan PSM Makassar. Meski demikian, sentuhan pelatih Divaldo Alves dan Dejan Antonic perlahan mulai memberi dampak positif bagi performa tim.
Sementara itu, persaingan papan tengah juga tak kalah sengit. Persik Kediri yang kental nuansa Spanyol di putaran kedua berharap bangkit saat menghadapi Dewa United, demi menjauh dari zona rawan.
Adapun Persebaya Surabaya yang tampil konsisten sejak ditangani Bernardo Tavares, akan melanjutkan misi menembus empat besar ketika bertandang ke markas Bali United. Bajul Ijo datang dengan modal kepercayaan diri tinggi, apalagi tuan rumah baru saja menelan kekalahan dari Persik.
Dengan raihan 32 poin, Persebaya hanya terpaut empat angka dari Malut United, membuat persaingan papan atas kian sengit sejak awal putaran kedua.
Jadwal & Prediksi Pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026
- Jumat, 6 Februari 2026
- PSIM vs Persis — 50 : 50
- Persib vs Malut United — 55 : 45
- Sabtu, 7 Februari 2026
- Bhayangkara FC vs Borneo FC — 50 : 50
- Persik vs Dewa United — 55 : 45
- Persijap vs Madura United — 50 : 50
- Bali United vs Persebaya — 50 : 50
- Minggu, 8 Februari 2026
- Semen Padang vs Persita — 50 : 50
- PSBS vs PSM Makassar — 50 : 50
- Persija vs Arema FC — 55 : 45









