Liganusantara.com – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai melibatkan tenaga lokal dalam susunan staf kepelatihannya. Terbaru, ia memanggil satu analis asal Indonesia untuk bergabung bersama skuad Garuda.
Sosok yang dimaksud bukan pelatih lapangan, melainkan analis performa. Ia adalah Dzikry Lazuardi, yang sebelumnya bertugas sebagai analis tim Persija Jakarta.
Dzikry telah menjadi bagian dari Persija sejak tahun 2024 dan sempat berencana menuntaskan kompetisi Super League musim 2025/2026 bersama klub ibu kota tersebut. Namun, rencana itu berubah setelah dirinya bertemu langsung dengan John Herdman.
Pertemuan itu terjadi saat Herdman menyambangi sesi latihan Persija di Persija Training Ground, Bojongsari, Jawa Barat. Dari pertemuan tersebut, Dzikry akhirnya menerima tawaran untuk bergabung dengan Timnas Indonesia.
Panggilan membela negara membuat Dzikry tidak bisa menolak, meski harus mengakhiri perjalanannya bersama Persija lebih cepat dari yang direncanakan. Ia pun tercatat sebagai asisten lokal pertama yang direkrut langsung oleh John Herdman.
Perpisahan resmi Dzikry dengan Persija terjadi setelah kemenangan 2-0 atas Persita Tangerang pada pekan ke-19 Super League 2025/2026 di Indomilk Arena, Kelapa Dua, Tangerang, Jumat (30/1/2026).
“Terima kasih atas kerja sama yang luar biasa selama ini,” ujar Dzikry, dikutip dari kanal YouTube resmi Persija.
Analis asal Bandung tersebut mengakui bahwa keputusannya tidak diambil dengan mudah. Ia mengaku tak pernah membayangkan harus meninggalkan Persija di tengah musim, mengingat ikatan emosional yang sudah terjalin erat dengan para pemain dan staf.
“Sebenarnya saya ingin menyelesaikan musim ini bersama Persija, berjuang dan meraih kemenangan bersama,” kata Dzikry, yang juga pernah berpengalaman bekerja di Persipura Jayapura.
Meski demikian, ia menyadari bahwa perpisahan adalah bagian dari dinamika sepak bola, terlebih ketika datang kesempatan besar untuk berkontribusi langsung bagi Timnas Indonesia.
Walaupun tak lagi berada di lingkungan klub, Dzikry menegaskan dukungannya kepada Persija tidak akan pernah pudar.
“Saya akan tetap mendukung Persija dari mana pun dan selalu berharap Persija menang setiap pekan,” ujar mantan analis Sulut United tersebut.
Dzikry juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pemain dan jajaran staf Persija apabila selama bekerja terdapat kesalahan. Ia berharap dapat kembali bertemu para pemain Persija yang kerap dipanggil ke Timnas Indonesia pada agenda pemusatan latihan mendatang.
Keputusan Dzikry bergabung dengan Timnas Indonesia menegaskan komitmen John Herdman untuk melibatkan sumber daya lokal dalam membangun fondasi tim kepelatihan nasional.
“Saya merasa punya keluarga di sini. Semoga Persija sukses dan bisa mencapai target juara musim ini,” tutup Dzikry.
Sebagai informasi, John Herdman sebelumnya telah menyatakan niatnya untuk memberi ruang bagi pelatih dan staf lokal di Timnas Indonesia. Masuknya Dzikry menjadi sinyal kuat keseriusan pelatih asal Inggris tersebut.
Saat ini, Herdman baru membawa satu asisten asing, yakni Cesar Meylan, dan masih membuka peluang merekrut pelatih lokal lainnya ke dalam struktur Timnas Indonesia.












