Liganusantara.com – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, kini memiliki ruang lebih luas untuk menyiapkan skuad Garuda menghadapi Piala AFF 2026. Turnamen yang kini menggunakan nama resmi ASEAN Cup tersebut diproyeksikan menjadi salah satu target utama tim nasional.
Meningkatnya kekuatan timnas terlihat dari kembalinya sejumlah pemain keturunan yang sebelumnya berkarier di luar negeri dan kini bermain di kompetisi domestik. Situasi ini menjadi sinyal positif bahwa kualitas tim nasional perlahan semakin solid.
Sebelumnya, Herdman telah melakukan pemantauan awal dengan menyaksikan langsung sejumlah pertandingan di Super League 2025/2026. Langkah tersebut menjadi bagian penting dari persiapan jangka pendek menuju agenda FIFA Series pada Maret mendatang.
Pendekatan berbeda akan diterapkan jelang ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Agustus. Meski timnas Indonesia sebenarnya memiliki kedalaman skuad yang kuat, kendala utama muncul karena turnamen ini tidak masuk dalam kalender FIFA Matchday. Akibatnya, pemain yang merumput di luar kawasan Asia Tenggara relatif sulit untuk dipanggil.
Meski demikian, Herdman tetap memiliki banyak opsi. Saat ini terdapat setidaknya tujuh pemain keturunan eks abroad yang sudah bermain di Liga Indonesia. Dari Persib Bandung ada Thom Haye dan Eliano Reijnders. Persija Jakarta menyumbang nama-nama seperti Jordi Amat, Shayne Pattynama, serta Mauro Zijlstra yang dikabarkan tinggal menunggu perkenalan resmi. Sementara itu, Rafael Struick membela Dewa United dan Jens Raven menjadi bagian dari Bali United.
Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah jika Herdman memanggil pemain Indonesia yang berkarier di Thailand, seperti Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, dan Sandy Walsh. Ditambah Ramadhan Sananta yang saat ini memperkuat DPMM FC di Liga Malaysia, total pemain dengan pengalaman luar negeri bisa mencapai 11 orang.
Selain itu, pemain inti langganan timnas seperti Rizky Ridho juga berpeluang kembali dipanggil. Bahkan Ivar Jenner masih memungkinkan untuk masuk dalam rencana jika situasi mendukung.
Kombinasi ini membuat skuad Garuda berpeluang tampil nyaris dengan kekuatan terbaiknya. Namun, hasil akhir tetap akan sangat ditentukan oleh kecermatan Herdman dalam meramu taktik dan strategi permainan.
Komitmen sang pelatih untuk memberi ruang bagi pemain muda juga menjadi nilai tambah, terutama bagi pemain-pemain yang sebelumnya tampil di ASEAN Cup 2024. Regenerasi tetap berjalan tanpa mengorbankan ambisi prestasi.
Di sisi lain, Ketua Umum PSSI Erick Thohir diyakini ingin menutup masa jabatannya dengan pencapaian besar. Setelah kegagalan menembus Piala Dunia 2026 dan hasil yang belum memuaskan dari era Patrick Kluivert, Piala AFF 2026 bisa menjadi peluang terakhir mempersembahkan trofi sebelum masa kepemimpinannya berakhir pada 2027.
Semua indikasi tersebut mengarah pada satu kesimpulan: timnas Indonesia akan tampil habis-habisan demi mencetak sejarah dan mengamankan gelar juara ASEAN Cup 2026. Jika mau, saya juga bisa lanjutkan dengan judul alternatif SEO, subtitle, tag, dan kategori berita.












