liganusantara.com – ,Jakarta PSIM Yogyakarta gagal membawa pulang poin setelah menelan kekalahan 1-2 dari tuan rumah Borneo FC pada lanjutan pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026. Laga tersebut digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (1/2/2026) sore WIB.
Satu-satunya gol PSIM tercipta melalui eksekusi penalti Ze Valente pada menit ke-82. Namun, Pesut Etam lebih dulu memimpin lewat gol Kaio Nune Ferreira pada menit ke-31 sebelum memastikan kemenangan melalui Koldo Obieta Alberdi di masa injury time (90+2’).
Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, mengaku kecewa dengan hasil akhir pertandingan. Meski demikian, juru taktik asal Belanda itu menilai penampilan anak asuhnya menunjukkan perkembangan yang cukup menjanjikan.
“Secara hasil tentu ini bukan yang kami harapkan. Tetapi jika melihat jalannya pertandingan, kedua tim sama-sama menciptakan peluang. Permainan berlangsung terbuka, intens, dan banyak momen berbahaya di area penalti,” ujar Van Gastel usai laga.
Permainan Dinilai Positif Meski Kalah
Van Gastel menyebut performa PSIM tak jauh berbeda dengan laga sebelumnya saat menghadapi Persebaya Surabaya. Sayangnya, lagi-lagi hasil akhir belum memihak Laskar Mataram.
“Kami bermain cukup baik seperti pertandingan sebelumnya. Bedanya, kali ini kami kalah. Saya tidak bisa merasa puas dengan kekalahan, tetapi cara tim bermain di lapangan menunjukkan hal yang positif,” ungkap pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.
Ia juga menyoroti gol penentu kemenangan Borneo FC yang berawal dari situasi bola silang. Menurutnya, duel udara menjadi faktor utama terjadinya gol tersebut.
“Itu situasi crossing dan lawan memenangkan duel udara. Bola masuk ke kotak penalti dan pemain mereka lebih unggul secara postur dari bek tengah kami. Itu poin pentingnya,” jelas Van Gastel.
Fokus Bangkit di Laga Berikutnya

Di sisi lain, kapten PSIM Reva Adi Utama meminta seluruh pemain untuk tetap menjaga mentalitas positif. Ia menegaskan bahwa tim saat ini masih dalam fase pembentukan sistem permainan.
“Hasil ini memang tidak sesuai target karena kami datang dengan niat menang. Tapi saat ini tim sedang dalam proses membangun sistem dan identitas permainan sesuai keinginan pelatih,” kata Reva.
Ia berharap seluruh pemain tetap fokus menatap pertandingan selanjutnya demi meraih hasil maksimal.
“Kami harus terus berkembang, menjaga semangat, dan tetap termotivasi agar bisa mendapatkan poin di laga berikutnya,” tambahnya.
Kekalahan ini membuat PSIM Yogyakarta tetap berada di peringkat ketujuh klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 30 poin. Sementara itu, Borneo FC berhasil naik ke posisi kedua dengan raihan 43 poin.









