liganusantara.com – ,Jakarta PSIM Yogyakarta bakal menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Borneo FC pada lanjutan pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (1/2/2026), kick-off pukul 15.30 WIB.
Menjelang laga tersebut, pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menegaskan bahwa timnya melakukan persiapan seperti biasa. Kekalahan telak 0-3 dari Persebaya Surabaya pada pekan sebelumnya menjadi bahan evaluasi utama bagi tim pelatih.
Menurut Van Gastel, setiap laga selalu diawali dengan analisis pertandingan sebelumnya. Para pemain ditunjukkan aspek positif yang sudah dilakukan serta hal-hal yang perlu diperbaiki sebelum fokus menghadapi lawan berikutnya. Ia menilai pola persiapan tersebut diterapkan secara konsisten setiap pekan.
PSIM Bertolak Tanpa Komposisi Terbaik
Dalam lawatan ke Samarinda, PSIM harus menghadapi kenyataan tidak bisa menurunkan skuad terbaik. Beberapa pemain dipastikan absen akibat cedera, sementara satu pemain harus menepi karena akumulasi kartu.
Van Gastel mengonfirmasi bahwa Franco Ramos tidak dapat dimainkan karena menjalani hukuman larangan bertanding. Kondisi tersebut membuat Laskar Mataram tampil dengan kekuatan terbatas.
Meski demikian, target tim tetap tidak berubah. Pelatih asal Belanda itu menegaskan PSIM tetap datang dengan ambisi meraih kemenangan, sama seperti laga-laga sebelumnya, tanpa memandang status lawan maupun lokasi pertandingan.
Jarak Tempuh Panjang Jadi Ujian Fisik
Perjalanan jauh menuju Samarinda turut menjadi tantangan tersendiri bagi PSIM. Van Gastel mengakui perjalanan tersebut cukup menguras waktu dan energi para pemain.
Ia menyebut hari perjalanan praktis menjadi hari istirahat yang berbeda bagi pemain karena harus berada di perjalanan, bukan menghabiskan waktu bersama keluarga. Namun, hal itu tidak mengurangi motivasi tim untuk tampil maksimal di lapangan.
Menurutnya, dorongan utama seluruh pemain adalah keinginan untuk meraih kemenangan. Apa pun lawannya, tujuan PSIM tetap sama, yakni bermain untuk menang.
Reva Adi Utama Harap PSIM Tampil Lebih Disiplin
Di sisi lain, kapten PSIM Reva Adi Utama menyampaikan bahwa timnya sudah menerima evaluasi dari pelatih usai laga kontra Persebaya. Ia menilai ada beberapa aspek permainan yang perlu segera dibenahi.
Reva berharap para pemain mampu menerapkan instruksi pelatih dengan lebih baik saat menghadapi Borneo FC. Ia optimistis jika tim tampil lebih disiplin, PSIM memiliki peluang untuk membawa pulang hasil positif ke Yogyakarta.
Saat ini, PSIM Yogyakarta menempati posisi ketujuh klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 30 poin. Sementara itu, Borneo FC berada di peringkat ketiga dengan raihan 40 poin.








