Liganusantara.com, Jakarta – Kepindahan Shayne Pattynama ke Persija Jakarta ternyata menyimpan kisah menarik, terutama soal hubungannya dengan Sandy Walsh. Bek Timnas Indonesia itu mengungkapkan bahwa dirinya sengaja merahasiakan rencana hengkang dari Buriram United, bahkan dari sahabat dekatnya sendiri, hingga proses transfer benar-benar tuntas.
Shayne dan Sandy dikenal memiliki kedekatan yang erat. Keduanya sama-sama memperkuat Timnas Indonesia dan sempat bermain bersama di Buriram United pada paruh pertama kompetisi Liga Thailand musim 2025/2026. Namun, kebersamaan itu berakhir pada Januari 2026 setelah Shayne memilih pulang ke Tanah Air untuk bergabung dengan Persija Jakarta.
Walau memiliki hubungan personal yang sangat dekat, Shayne menegaskan bahwa situasi transfernya berlangsung begitu cepat. Karena itu, ia hanya melibatkan keluarga inti dalam pengambilan keputusan, tanpa memberi bocoran kepada rekan setimnya tersebut.
Proses Transfer Cepat yang Disimpan Rapat

“Saya memang dekat dengan Sandy, tapi pada saat itu saya tidak bisa memberi tahu siapa pun,” ujar Shayne kepada awak media, Kamis (29/1/2026).
“Semua terjadi sangat cepat. Jadi saya hanya berdiskusi dengan keluarga dan istri saya. Setelah semuanya selesai, barulah saya berbicara dengannya,” lanjut pemain berusia 26 tahun itu.
Keputusan tersebut baru disampaikan Shayne setelah kontraknya bersama Persija Jakarta resmi ditandatangani. Ia mengakui, Sandy sempat dibuat terkejut dengan kabar kepindahan yang datang secara tiba-tiba itu.
Sandy Walsh Terkejut, Namun Tetap Mendukung

“Setelah tanda tangan kontrak, saya mendatanginya dan bilang, ‘Sandy, saya akan pergi.’ Dia langsung bingung dan bertanya maksudnya apa,” cerita Shayne.
“Saya ulangi lagi bahwa saya harus pergi. Dia bahkan sempat bertanya apakah saya bercanda. Sampai akhirnya saya bilang, ‘Saya akan ke Persija’. Reaksinya langsung positif. Dia bilang senang untuk saya dan bisa memahami keputusan itu,” tambahnya.
Shayne juga menuturkan bahwa tidak ada momen perpisahan resmi di antara mereka. Meski kini bermain di klub dan negara yang berbeda, komunikasi di antara keduanya tetap terjalin dengan sangat baik.
“Kami tidak benar-benar mengucapkan perpisahan karena kami tahu hubungan ini akan tetap berjalan. Saat dia datang ke Indonesia bulan Maret nanti untuk agenda Timnas, kemungkinan besar kami akan bertemu lagi. Sampai sekarang kami masih sering berkomunikasi dan dia selalu mendukung saya,” tutup Shayne.









