liganusantara.com – ,Jakarta Persija Jakarta bakal melakoni laga krusial pada pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026 dengan menjamu Madura United. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat malam (23/1/2026) WIB.
Pertandingan kandang ini menjadi momentum penting bagi Macan Kemayoran untuk menjaga persaingan di papan klasemen. Dukungan puluhan ribu Jakmania dipastikan akan mengalir deras dan menjadi suntikan motivasi bagi para pemain di lapangan.
Namun, Persija tidak datang dengan kondisi ideal. Tim ibu kota harus menghadapi kenyataan pahit dengan absennya lima pemain sekaligus, sehingga tim pelatih dituntut melakukan penyesuaian komposisi secara signifikan.
Van Basty Sousa dan Hanif Sjahbandi masih harus menepi karena proses pemulihan cedera yang belum rampung. Situasi tersebut membuat kedalaman skuad, khususnya di sektor tengah, menjadi cukup terbatas.
Selain itu, tiga nama lain yakni Fabio Calonego, Ryo Matsumura, dan Bruno Tubarao dipastikan absen akibat sanksi dari Komite Disiplin PSSI. Kondisi ini memaksa Persija memaksimalkan pemain yang tersedia dengan rotasi terbatas.
Pekerjaan Rumah di Area Tengah

Absennya sejumlah pemain inti membuat pelatih Mauricio Souza dihadapkan pada tantangan besar, terutama dalam menjaga keseimbangan lini tengah. Selama ini, sektor tersebut menjadi kunci dalam mengatur tempo permainan Persija.
Van Basty Sousa, Hanif Sjahbandi, serta Fabio Calonego dikenal sebagai motor permainan yang kerap bergantian mengontrol jalannya laga. Tanpa kehadiran mereka, pendekatan taktik jelas harus dirombak.
Opsi realistis pun mengarah pada kepercayaan terhadap pemain muda. Nama Aditya Warman berpeluang mendapatkan kesempatan lebih besar untuk tampil sejak menit awal.
Warman dinilai memiliki kapasitas untuk menjaga aliran bola dan bisa dipadukan dengan Rayhan Hannan. Kombinasi keduanya menawarkan energi, kecepatan, serta mobilitas tinggi yang dibutuhkan untuk meredam tekanan Madura United.
Meski demikian, laga dengan tensi tinggi tetap membutuhkan peran pemain berpengalaman. Kehadiran sosok senior di sekitar lini tengah akan sangat berpengaruh dalam menjaga stabilitas dan ketenangan permainan Persija.
Prediksi Susunan Pemain Persija

Dengan kondisi skuad yang terbatas, Persija diprediksi tetap mengandalkan formasi 3-4-3. Skema ini dianggap mampu menjaga keseimbangan antara soliditas bertahan dan agresivitas saat menyerang dari sisi lapangan.
Di bawah mistar gawang, Carlos Eduardo hampir dipastikan menjadi pilihan utama. Penampilannya yang konsisten sejauh ini menjadi jaminan keamanan lini belakang.
Untuk barisan pertahanan, trio Thales Lira, Rizky Ridho, dan Hansamu Yama kemungkinan besar kembali dipercaya. Ketiganya diharapkan mampu mengawal area pertahanan, terutama dalam duel fisik dan bola udara.
Lini tengah diproyeksikan diisi oleh Fajar Fathurrahman, Jordi Amat, Rayhan Hannan, serta Dony Pamungkas. Komposisi ini mengombinasikan pengalaman, visi bermain, serta kecepatan dalam transisi.
Sementara di lini serang, Allano, Gustavo Almeida, dan Maxwell berpeluang menjadi andalan utama. Ketajaman dan pergerakan ketiganya diharapkan mampu memaksimalkan setiap peluang yang tercipta di area kotak penalti.
Secara keseluruhan, susunan pemain tersebut mencerminkan upaya Persija untuk tetap tampil kompetitif meski dihantam badai absensi. Hasil akhir laga akan sangat ditentukan oleh efektivitas permainan dan kemampuan tim memaksimalkan peluang di depan publik sendiri.












