Liganusantara.com, Jakarta – Persija Jakarta menghadapi tantangan besar menjelang pertandingan pekan ke-18 Super League 2025-2026 melawan Madura United. Lima pemain utama tim dipastikan tidak bisa diturunkan akibat kombinasi cedera serius dan sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Pertandingan ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat, 23 Januari 2026. Laga tersebut krusial bagi Persija untuk tetap bersaing di papan atas klasemen, di mana saat ini tim Macan Kemayoran menempati posisi ketiga dengan 35 poin.
Kelima pemain yang absen adalah Hanif Sjahbandi, Van Basty Sousa, Ryo Matsumura, Fabio Calonego, dan Bruno Tubarao.
1. Cedera Serius Menghantam Hanif dan Sousa

Hanif Sjahbandi mengalami cedera pada tulang rawan lutut yang memerlukan operasi dan proses rehabilitasi panjang. Dokter Persija, dr. Muhammad Andeansah, menyebut pemulihan Hanif bisa memakan waktu hingga enam bulan.
Sementara itu, Van Basty Sousa mengalami robekan ligamen pada bahunya. Meskipun tidak memerlukan operasi, ia tetap harus menjalani rehabilitasi intensif selama sekitar 3–4 minggu sebelum kembali bermain. “Doakan agar keduanya segera pulih dan bisa kembali memperkuat tim,” ujar dr. Andeansah.
2. Sanksi Disiplin dari Komdis PSSI

Selain cedera, Sousa juga tengah menjalani hukuman dari Komdis PSSI karena melanggar Kode Disiplin 2025. Setelah sebuah pertandingan, ia diketahui melakukan gestur tidak pantas ke arah tribun dan dijatuhi larangan bermain dua laga serta denda Rp75 juta.
Tiga pemain lainnya, Bruno Tubarao, Ryo Matsumura, dan Fabio Calonego, juga sedang menjalani sanksi. Tubarao mendapat larangan bermain akibat kartu merah di laga terakhir kontra Persib Bandung dan tambahan hukuman dua laga serta denda Rp10 juta karena menginjak kaki lawan. Sementara Fabio dan Ryo masih harus menyelesaikan sanksi yang diberikan pada pertandingan melawan Semen Padang pada 22 Desember 2025.












