Liganusantara.com, Jakarta – Gary Rowett kini resmi meninggalkan kursi pelatih Oxford United meski sebelumnya berhasil membawa tim menjadi runner-up Piala Presiden 2025.
Pelatih berpengalaman di kasta bawah Liga Inggris ini didatangkan manajemen Oxford pada November 2024. Namun, hanya 13 bulan berselang, kepemilikan baru di bawah Erick Thohir memutuskan untuk melakukan perubahan besar.
Pada 23 Desember lalu, Rowett dipecat setelah klub terjerat di zona degradasi Championship, menempati posisi 22 dari 24 tim. Setelah digantikan sementara oleh caretaker Craig Short dalam empat pertandingan, performa Oxford justru menurun ke peringkat 23.
Untuk mengembalikan performa tim, manajemen menunjuk Matt Bloomfield sebagai pelatih baru.
Meski harus pergi, Rowett terlihat menerima keputusan tersebut dengan lapang dada. “Setelah 14 tahun berkarier di dunia ini, Anda tahu bahwa jika hasil tidak sesuai harapan, sebuah klub yang ingin bertahan di Championship akan mengambil langkah,” ungkapnya kepada Oxford Mail pada Rabu (14/1/2026).
Rowett sebelumnya juga berhasil menyelamatkan Oxford dari degradasi musim lalu dan ikut serta dalam tur pramusim ke Indonesia. Di sana, tim ikut serta dalam Piala Presiden 2025, meski hanya finis sebagai runner-up setelah kalah dari Port FC di final.
Kini, mantan pelatih Oxford itu tetap berharap yang terbaik untuk klub. “Saya sangat berharap Oxford bisa bangkit kembali, karena ini klub yang memiliki banyak potensi, apalagi dengan lokasi dan stadion barunya,” ujar Rowett.
Matt Bloomfield, pelatih pengganti, kini memiliki 21 pertandingan tersisa untuk membawa Oxford menjauh dari zona degradasi.












