LigaNusantara.com, Jakarta – Acara perkenalan resmi John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia yang digelar di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026), berlangsung tanpa kehadiran lima anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
Salah satu nama yang tidak terlihat dalam agenda penting tersebut adalah Arya Sinulingga. Selain dirinya, empat anggota Exco lainnya yang juga absen ialah Eko Setiawan, Juni Rahman, Hasnuryadi Sulaeman, dan Peter Tanuri.
Ketidakhadiran kelima Exco itu tampak jelas dalam sesi foto bersama jajaran pengurus PSSI dengan John Herdman. Dalam dokumentasi tersebut, hanya 11 pengurus federasi yang hadir.
Deretan nama yang terlihat di foto antara lain Ketua Umum PSSI Erick Thohir, dua Wakil Ketua Umum PSSI yakni Ratu Tisha dan Zainudin Amali. Sementara dari unsur Exco, yang hadir hanya tujuh orang, yaitu Ahmad Riyadh, Sumardji, Muhammad, Rudi Yulianto, Endri Erawan, Vivin Cahyani, serta Khaerul Anwar.
Selain itu, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi dan Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers turut mengikuti sesi foto bersama.
Absennya lima Exco, terutama Arya Sinulingga yang dikenal aktif menyampaikan pernyataan ke publik dan media sosial, memunculkan tanda tanya di kalangan masyarakat. Arya sebelumnya sempat menjadi sorotan usai menyebut jajaran pelatih era Patrick Kluivert sebagai tim terbaik, meski pada akhirnya gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Menanggapi hal tersebut, Sumardji selaku anggota Exco PSSI memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa Arya Sinulingga tidak dapat hadir karena memiliki agenda lain yang berlangsung di waktu bersamaan dengan acara perkenalan John Herdman.
Sebetulnya, PSSI sempat merencanakan jumpa pers pelatih anyar Timnas Indonesia itu pada Senin (12/1/2026). Namun agenda tersebut harus ditunda karena kondisi kesehatan John Herdman yang kurang fit. Jika acara tetap berlangsung sesuai jadwal awal, kemungkinan Arya Sinulingga bisa menghadiri kegiatan tersebut.
“Pak Arya Sinulingga sedang menghadiri acara wisuda sarjana di Universitas Gadjah Mada,” ujar Sumardji.
Sumardji juga mengungkap alasan absennya Hasnuryadi Sulaeman. Menurutnya, Hasnuryadi tengah disibukkan dengan tugas pemerintahan sebagai Wakil Gubernur Kalimantan Selatan sehingga tidak memungkinkan untuk datang ke Jakarta.
“Pak Hasnuryadi ada agenda kunjungan sebagai Wakil Gubernur Kalimantan Selatan,” jelas Sumardji.
Sementara itu, Sumardji tidak merinci alasan ketidakhadiran tiga Exco lainnya, yakni Eko Setiawan, Peter Tanuri, dan Juni Rahman.












