liganusantara.com – ,Jakarta – Peluang Persib Bandung untuk kembali menguasai BRI Super League 2025/2026 dinilai sangat terbuka. Pengamat sepak bola nasional sekaligus pelatih berpengalaman, Rasiman, menyebut Maung Bandung sebagai kandidat paling kuat dalam perebutan gelar musim ini.
Penilaian tersebut muncul setelah Rasiman mengamati performa empat tim teratas klasemen sementara. Saat ini, Borneo FC masih memimpin dengan raihan 37 poin, diikuti Persija Jakarta dan Persib Bandung yang sama-sama mengoleksi 35 angka. Malut United menempel ketat di peringkat keempat dengan 34 poin.
Rasiman menilai persaingan papan atas memang berlangsung ketat, namun Persib memiliki keunggulan yang lebih komplet dibanding para rivalnya.
“Borneo FC sempat luar biasa dengan rentetan kemenangan, tapi performanya belakangan cukup fluktuatif. Persija juga belum konsisten meski lini pertahanannya relatif solid. Dari semua tim papan atas, Persib justru terlihat paling menjanjikan,” ujarnya, Sabtu (10/1/2026).
1. Kondisi Finansial yang Kuat

Salah satu kelebihan utama Persib Bandung, menurut Rasiman, terletak pada kekuatan finansial klub. Stabilitas ekonomi tim berdampak langsung pada kualitas skuad yang dimiliki.
“Dalam sepak bola profesional, finansial itu faktor fundamental. Persib punya kekuatan di situ,” kata mantan pelatih Persis Solo tersebut.
Ia menilai Persib mampu mengumpulkan pemain-pemain berlabel kelas atas, termasuk sejumlah nama dengan nilai pasar tinggi. Komposisi skuad yang didominasi pemain berkualitas membuat Persib memiliki standar permainan yang tinggi di setiap lini.
“Hampir tidak ada pemain pelapis yang kualitasnya jauh menurun. Rata-rata sudah level atas,” tambahnya.
2. Kedalaman Skuad yang Merata

Selain finansial, Rasiman menyoroti pentingnya kedalaman skuad dalam kompetisi panjang seperti BRI Super League. Cedera, akumulasi kartu, dan rotasi pemain menjadi tantangan yang tak terhindarkan sepanjang musim.
“Liga berjalan panjang. Cedera dan hukuman kartu pasti terjadi. Tim yang punya kedalaman skuad akan lebih konsisten,” jelasnya.
Ia juga melihat grafik performa Persib yang terus menanjak. Setelah sempat mengalami kendala di awal musim, permainan tim asuhan Bojan Hodak kini semakin solid, baik saat bermain di kandang maupun ketika melakoni laga tandang.
“Memasuki pertengahan musim, Persib terlihat semakin stabil. Performa mereka meningkat dari pekan ke pekan,” ungkap Rasiman.
3. Mental Juara yang Teruji

Faktor terakhir yang dinilai sangat krusial adalah mentalitas juara. Persib Bandung merupakan kampiun Liga Indonesia dalam dua musim terakhir, sehingga banyak pemainnya sudah terbiasa menghadapi tekanan perebutan gelar.
“Pengalaman juara itu penting. Persib sudah back to back juara, jadi mental pemainnya terlatih untuk situasi penentuan,” paparnya.
Dengan kombinasi kekuatan finansial, kedalaman skuad, dan mental juara, Rasiman pun menjagokan Persib Bandung untuk kembali mengangkat trofi dan mencatatkan hattrick gelar juara.
“Saya memfavoritkan Persib. Pesaing terdekat tentu Persija dan Borneo FC, tapi menurut saya Persib akan tampil paling stabil hingga akhir musim,” tutup Rasiman.












