liganusantara.com – , Kediri Striker Malut United, David Da Silva, mengaku perasaan campur aduk setiap kali menghadapi mantan klubnya, Persebaya Surabaya, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026, Sabtu (10/1/2026).
David Da Silva memiliki sejarah panjang bersama Persebaya, yang membuatnya begitu dikenang publik Surabaya. Pemain asal Brasil ini mulai dikenal luas di sepak bola Indonesia saat memperkuat Bajul Ijo pada musim 2017/2018 dan kembali pada periode 2019 hingga 2021. Selama waktunya di klub, David tampil dalam 42 laga dan mencetak 35 gol, menjadikannya salah satu idola Bonek.
Namun, kali ini kedatangannya ke Surabaya bukan untuk bernostalgia. David datang membawa misi penting bersama Malut United, yang tengah bersaing ketat di papan atas klasemen melawan Borneo FC Samarinda, Persib Bandung, dan Persija Jakarta.
Fokus Penuh Bersama Malut United

Meski memiliki kenangan manis di Surabaya, David tetap menekankan pentingnya fokus pada laga. Ia pun mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak terpengaruh atmosfer di stadion.
“Persebaya adalah tim yang tangguh, terutama saat bermain di kandang sendiri. Kami akan berusaha menunjukkan permainan terbaik dan menjaga konsentrasi agar bisa meraih poin,” ujar David.
Sebagai profesional, ia menegaskan bahwa pengalaman positifnya di Persebaya tidak akan memengaruhi performanya.
“Saya memiliki kenangan indah di sini, tetapi fokus utama saya sekarang bersama Malut United. Saya menghormati jersey ini dan akan memberikan yang terbaik pada pertandingan besok,” tambahnya.
Malut United dalam Tren Positif

Laskar Kie Raha datang ke Kota Pahlawan dengan catatan impresif: 11 pertandingan tanpa kalah, termasuk sembilan kemenangan dan dua hasil imbang. Total, mereka mengumpulkan 17 poin di laga tandang, menjadikan Malut United sebagai tim dengan koleksi poin tandang terbanyak hingga pekan ke-16.
Selain itu, Malut United menjadi salah satu tim paling produktif di paruh pertama BRI Super League, setara dengan Persija Jakarta, dengan total 32 gol. Gol-gol tersebut dicetak oleh sembilan pemain berbeda, termasuk David Da Silva (7 gol), Ciro Alves (6), Yakob Sayuri (5), Tyronne del Pino (5), Gustavo Franca (4), serta masing-masing satu gol dari Igor Inocencio, Yance Sayuri, Taufik Rustam, dan Frets Butuan.
Pelatih Hendri Susilo menegaskan kesiapan timnya.
“Semua pemain siap bermain. Kami datang tanpa beban, dan berharap seluruh pemain dapat menjalankan strategi dengan baik agar hasil maksimal bisa diraih,” pungkas Hendri.












