liganusantara.com, Jakarta – Sorotan kembali tertuju kepada Cristiano Ronaldo menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Meski usia terus bertambah, Portugal tetap menempatkan sang kapten sebagai figur sentral dalam upaya mereka mengejar kejayaan dunia.
Topik mengenai warisan karier Ronaldo pun kembali hangat dibicarakan. Hal ini tak lepas dari keberhasilan Lionel Messi yang sukses membawa Argentina menjadi juara dunia pada edisi 2022, sebuah pencapaian yang hingga kini belum pernah dirasakan CR7.
Mantan pemain belakang timnas Prancis, Frank Leboeuf, ikut menyampaikan pandangannya. Ia berharap edisi 2026 menjadi momentum istimewa bagi Ronaldo sekaligus tonggak sejarah bagi sepak bola Portugal.
Leboeuf Ingin Ronaldo Angkat Trofi Dunia
Sebagai anggota skuad juara dunia Prancis 1998, Leboeuf memahami betapa berharganya gelar Piala Dunia. Ia menilai turnamen ini memiliki nilai simbolik yang jauh lebih besar dibandingkan trofi-trofi individu yang selama ini diperebutkan Ronaldo dan Messi.
Menurutnya, selama lebih dari sepuluh tahun publik selalu terjebak dalam perdebatan klasik: siapa yang lebih hebat, Messi atau Ronaldo? Keduanya telah mengoleksi Ballon d’Or dan sederet gelar besar, tetapi satu trofi yang benar-benar membedakan adalah Piala Dunia.
Leboeuf bahkan mengakui kerap mendapat kritik dari fans Ronaldo karena pernah menyebut bahwa CR7 belum pernah menjadi juara dunia. Namun baginya, status juara Piala Dunia tetap menjadi penentu tertinggi dalam menilai kebesaran seorang pemain.
Menyamai Prestasi Messi di Panggung Terbesar
Keberhasilan Messi pada 2022 dianggap Leboeuf sebagai faktor yang semakin memperkuat makna Piala Dunia dalam rivalitas dua ikon tersebut. Jika Ronaldo mampu membawa Portugal menjadi juara pada 2026, pencapaian itu akan memiliki bobot emosional dan historis yang luar biasa.
Ia menilai Piala Dunia 2022 seakan menjadi “panggung persembahan” bagi Messi. Oleh karena itu, Leboeuf berharap edisi berikutnya justru menjadi cerita tentang Ronaldo.
Dengan materi pemain Portugal yang dinilainya sangat kompetitif, Leboeuf percaya mimpi tersebut bukan sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan.
Tantangan Berat dan Peran Vital Sang Kapten
Portugal akan memulai perjalanan mereka di fase grup Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Uzbekistan dan Kolombia, serta satu tim lain yang masih menunggu hasil play-off antarkonfederasi. Format ini menuntut strategi matang sejak awal.
Ronaldo sendiri diprediksi tetap memegang peran sentral sebagai pemimpin tim. Hingga kini ia telah mencatatkan lebih dari 220 penampilan internasional dan ratusan gol untuk negaranya, sebuah rekor yang sulit ditandingi.
Meski demikian, keberhasilan Portugal tak hanya bertumpu pada satu sosok. Keseimbangan tim dan kontribusi seluruh pemain akan menjadi kunci utama jika mereka ingin merebut trofi yang saat ini berada di tangan Argentina sebagai juara bertahan.












