AFC Champions League Two 2025/2026AFF U-23 2025Berita Liga 2Berita Liga 3Berita viral Sepak bolaHiburanInternasionalKualifikasi Piala Dunia 2026Liga Indonesia 2025/2026LIGA INGGRISPiala Asia U-17 2025SepakbolaTimnas Indonesia

Sejumlah Manajer Liga Inggris Soroti Keputusan MU Mengakhiri Kerja Sama dengan Ruben Amorim

×

Sejumlah Manajer Liga Inggris Soroti Keputusan MU Mengakhiri Kerja Sama dengan Ruben Amorim

Sebarkan artikel ini
Ruben Amorim
Ruben Amorim

Liganusantara.comJakarta – Keputusan Manchester United untuk mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim memicu beragam tanggapan dari lingkungan Premier League. Beberapa pelatih menilai langkah tersebut terlalu terburu-buru, termasuk manajer Tottenham Hotspur, Thomas Frank, yang secara terbuka menyampaikan pandangannya.

Manchester United resmi memecat Amorim pada Senin, setelah pelatih asal Portugal itu menjalani masa kepemimpinan selama sekitar 14 bulan. Sepanjang periode tersebut, performa Setan Merah dinilai belum konsisten, dengan catatan 23 kekalahan di berbagai ajang kompetisi.

Thomas Frank menilai seringnya pergantian figur penting, terutama di posisi pelatih, justru menyulitkan klub untuk membangun fondasi yang kuat. Menurutnya, stabilitas menjadi salah satu kunci utama keberhasilan klub-klub papan atas Liga Inggris dalam jangka panjang.

“Sulit untuk menciptakan kesuksesan berkelanjutan jika sebuah klub terus mengganti peran penting seperti pelatih kepala atau direktur olahraga,” ujar Frank.

Ia menambahkan, ketika sebuah klub merasa telah menemukan sosok yang sejalan dengan visi mereka, maka keputusan tersebut seharusnya disertai dengan kepercayaan dan waktu yang cukup. “Jika Anda yakin orang-orangnya tepat dan berada di jalur yang sama, mereka perlu diberi kesempatan dalam jangka panjang,” katanya.

Amorim Datang sebagai Pengganti Ten Hag

Ruben Amorim mulai menangani Manchester United pada November 2024 sebagai pengganti Erik ten Hag. Menariknya, sebelum menunjuk Amorim, manajemen MU sempat melakukan pendekatan terhadap Thomas Frank pada bursa musim panas 2024, meski sang pelatih akhirnya memilih bertahan di Tottenham.

Salah satu pemilik MU, Sir Jim Ratcliffe, sebelumnya pernah menyinggung kesuksesan Mikel Arteta di Arsenal sebagai contoh pentingnya kesabaran manajemen terhadap pelatih. Namun, prinsip tersebut tampaknya tak sepenuhnya diterapkan pada Amorim.

Keputusan pemecatan Amorim disebut tak lepas dari sikapnya yang mulai melontarkan kritik terhadap struktur internal klub, termasuk keinginannya untuk memiliki peran yang lebih luas dalam pengambilan keputusan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *