Persibo Bojonegoro sudah mulai mempersiapkan diri untuk bermain di Liga Nusantara musim depan.
Meski kompetisi Liga Nusantara musim depan belum ada informasi resmi terkait bergulirnya.
Meski begitu, manajemen Persibo Bojonegoro sudah merencanakan persiapan dan memasang target juara untuk musim depan.
Mereka juga telah mengagendakan mini turnamen dengan mengundang tim-tim tim BRI Liga 1 sebagai sebuah persiapan mereka.
Mini turnamen yang akan mereka akan adakan itu sendiri nantinya akan diikuti oleh beberapa tim dari BRI Liga 1 seperti Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, dan Persib Bandung.
Rencana ini sendiri sudah dibahas oleh Dewan Pembina Persibo Bojonegoro yakni, Eko Setyawan.
Eko Setyawan mengatakan dirinya telah merencanakan turnamen mini ini akan digelar pada bulan Agustus nanti.
Nama dari rencana mereka ini adalah Mini Turnamen Bupati Cup 2025 dan akan diikuti oleh empat tim yakni Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Persibo Bojonegoro sebagai tuan rumah.
‘’Sekalian untuk mematangkan skuad tim yang ditargetkan juara dan promosi ke Liga 2,” papar Eko Setyawan saat ditemui di sela merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halamanya Dusun Sidokumpul, Desa Leran, Kecamatan Kalitidu.
Eko melanjutkan, Persibo Bojonegoro akan mulai melakukan persiapan tim pada bulan Juni mendatang.
Baik untuk persiapan mini turnamen maupun Liga Nusantara musim depan.
Kompetisi kasta ketiga sepak bola Indonesia itu akan diikuti oleh 24 tim.
‘’Persiapan serius akan kami lakukan dengan mendatangkan tim pelatih dan pemain bagus untuk memenuhi target promosi kembali ke Liga 2 Pegadaian 2026,” jelasnya.
Exco PSSI pusat sempat menyesali dengan persiapan baik dan matang serta rekrutmen pemain yang bagus di Liga 2 musim ini, namun tak mampu membuat mereka bertahan di kasta kedua sepak bola Indonesia ini.
‘’Bahkan untuk bertahan tidak bisa,” terangnya.
Menurut Eko, timnya telah bekerja keras untuk berupaya memenuhi target naik kasta maupun bertahan di Liga 2.
Namun takdir memang berkata lain yang memaksa mereka harus turun ke kasta ketiga sepak bola Indonesia.
‘’Sangat disayangkan dengan materi pemain bertabur bintang dan tampil meyakinkan di putaran pertama