LAINYALiga Indonesia 2025/2026NasionalOlahragaSepakbolaTRENDING

59 Perkara Disidangkan Komdis PSSI, Haruna Soemitro Kena Sanksi 4 Laga

×

59 Perkara Disidangkan Komdis PSSI, Haruna Soemitro Kena Sanksi 4 Laga

Sebarkan artikel ini
59 Perkara Disidangkan Komdis PSSI, Haruna Soemitro Kena Sanksi 4 Laga
59 Perkara Disidangkan Komdis PSSI, Haruna Soemitro Kena Sanksi 4 Laga

liganusantara.com – ,Jakarta Komite Disiplin (Komdis) PSSI menggelar serangkaian persidangan terkait dugaan pelanggaran Kode Disiplin PSSI 2023. Total terdapat 59 kasus yang dibahas dalam lima agenda sidang, mencakup kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Super League U-16, U-18, U-20, Liga Nusantara, hingga BRI Super League musim 2025/2026.

Salah satu nama yang tercantum dalam hasil sidang tertanggal 10 Februari 2026 adalah Haruna Soemitro. Dalam dokumen tersebut, ia terdaftar sebagai ofisial RANS Nusantara FC.

RANS Nusantara FC sendiri sukses menjadi kampiun Liga Nusantara musim ini dan memastikan tiket promosi ke Championship 2026/2027. Namun, dalam partai final menghadapi Dejan United pada 8 Februari 2026—yang dimenangi RANS lewat drama adu penalti 4-3—Haruna menerima kartu merah.

Menurut laporan Komdis, eks anggota Exco PSSI itu dinilai melakukan protes berlebihan serta mendorong wasit cadangan. Atas tindakannya tersebut, Komdis menjatuhkan hukuman berupa larangan mendampingi tim selama empat pertandingan serta denda sebesar Rp12,5 juta.

Dalam laman resmi I.League, jabatan Haruna di RANS Nusantara FC tercatat sebagai manajer tim.

Unggahan Media Sosial Berujung Hukuman untuk Asmen Malut United

Selain itu, Komdis juga menjatuhkan sanksi kepada asisten manajer Malut United, Ashgar Saleh. Ia dihukum larangan beraktivitas dalam kegiatan sepak bola nasional selama tiga bulan serta dikenai denda Rp30 juta.

Sanksi tersebut diberikan karena Ashgar dianggap membuat pernyataan tertulis di media sosial yang dinilai mendiskreditkan keputusan perangkat pertandingan serta sepak bola Indonesia secara umum.

Keputusan ini diduga berkaitan dengan unggahan Ashgar di akun Facebook pribadinya setelah Malut United kalah 0-2 dari Persib Bandung pada 6 Februari 2026. Dalam tulisannya, ia menyinggung soal “mafia” dan menyoroti kinerja wasit.

Dalam postingannya, Ashgar menyatakan bahwa untuk mengalahkan Malut United, pihak tertentu bahkan harus menggunakan jasa wasit berlisensi FIFA, yang menurutnya kualitasnya masih di bawah wasit turnamen kampung di daerahnya.

Komdis menilai pernyataan tersebut melanggar Kode Disiplin PSSI 2023 sehingga menjatuhkan hukuman tegas kepada yang bersangkutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *