Liganusantara.com, Jakarta – Kehadiran Maarten Paes di Ajax Amsterdam membuka peluang bagi pemain Timnas Indonesia lainnya untuk mengikuti jejak sang kiper ke klub raksasa Belanda tersebut. Ajax dikabarkan akan segera meresmikan Paes sebagai penjaga gawang anyar mereka dalam waktu dekat.
Menurut laporan jurnalis transfer kenamaan Fabrizio Romano, Ajax telah mencapai kesepakatan penuh dengan FC Dallas untuk transfer permanen Maarten Paes. Kiper Timnas Indonesia itu akan menandatangani kontrak berdurasi hingga 30 Juni 2029, dengan agenda tes medis dijadwalkan berlangsung pada Rabu (28/1/2026).
“Ajax telah menyetujui perekrutan Maarten Paes secara permanen dari FC Dallas. Kontraknya berlaku hingga 2029. Tahap berikutnya adalah tes medis setelah seluruh dokumen disetujui, termasuk oleh agen SEG yang diwakili Boy Kuijpers,” tulis Romano melalui akun X miliknya.
Media Belanda Voetbal Primeur menyebutkan bahwa Direktur Teknik Ajax, Jordi Cruyff, bersama asisten pelatih Denny Landzaat, turut berperan dalam proses kedatangan Paes. Jordi Cruyff diketahui masih menjabat sebagai Penasihat Teknis PSSI, sedangkan Denny Landzaat merupakan mantan staf kepelatihan Timnas Indonesia.
Penampilan solid sejumlah pemain Timnas Indonesia di bawah arahan Patrick Kluivert dinilai menarik perhatian Ajax. Termasuk performa Maarten Paes yang tampil gemilang dengan mencatat tujuh penyelamatan saat Indonesia kalah tipis 2-3 dari Arab Saudi pada babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Oktober 2025 lalu.
Lantas, siapa saja pemain Timnas Indonesia yang berpotensi menyusul Paes ke Amsterdam?
Berikut 3 nama yang dinilai paling berpeluang:
1. Dean James

Nama Dean James menjadi kandidat terkuat. Bek kiri Go Ahead Eagles itu bahkan pernah direkomendasikan media Belanda Ajax1 sebagai pemain yang layak direkrut Ajax Amsterdam.
Musim ini, Dean James tampil konsisten bersama Go Ahead Eagles dengan torehan satu gol dan empat assist dari 26 laga di semua kompetisi. Ia dinilai memiliki kemampuan olah bola yang baik, kontribusi ofensif yang kuat, serta pengalaman bermain di Eredivisie.
“James nyaman saat menguasai bola, memiliki daya serang yang dibutuhkan, dan sudah terbiasa dengan level Eredivisie. Nilai pasarnya sekitar 1,5 juta euro, angka yang masih realistis untuk Ajax,” tulis Ajax1.
Di Timnas Indonesia era Patrick Kluivert, Dean James menjadi pilihan utama di sektor bek kiri. Performanya yang impresif bahkan membuat Calvin Verdonk harus digeser ke posisi gelandang.
2. Calvin Verdonk

Calvin Verdonk juga masuk dalam daftar pemain yang berpotensi kembali merumput di Eredivisie. Fleksibilitas menjadi nilai tambah besar bagi pemain berusia 27 tahun tersebut.
Verdonk mampu bermain di beberapa posisi, mulai dari bek tengah, bek kiri, hingga gelandang tengah. Karakter ini dinilai cocok dengan kebutuhan Ajax yang kerap mengandalkan pemain multifungsi.
Saat ini, Verdonk belum sepenuhnya mendapatkan tempat ideal di LOSC Lille. Ia harus bersaing ketat dengan Romain Perraud untuk posisi bek kiri, sehingga peluang pindah klub bisa menjadi opsi realistis.
3. Joey Pelupessy

Nama terakhir adalah Joey Pelupessy. Meski sudah berusia 32 tahun, perannya di lini tengah Timnas Indonesia tetap krusial dan nyaris tak tergantikan di bawah arahan Patrick Kluivert.
Bersama klub Liga 2 Belgia, Pelupessy tampil sebagai pemain inti musim ini. Dari 19 pertandingan yang dijalani, ia sukses menyumbangkan tiga gol, catatan yang cukup impresif untuk seorang gelandang bertahan.
Dengan pengalaman panjang di sepak bola Eropa, muncul pertanyaan menarik: akankah Joey Pelupessy memilih melanjutkan karier di Belgia atau kembali ke Eredivisie bersama Ajax Amsterdam?









