BOLATAIMENTInternasionalLIGA SPANYOLNEWSOlahragaSepakbolaTimnas IndonesiaTransfer pemainTRENDING

2 Pemain Keturunan Indonesia Jalani Trial di Klub Spanyol, Salah Satunya Masuk Radar Atletico Madrid

×

2 Pemain Keturunan Indonesia Jalani Trial di Klub Spanyol, Salah Satunya Masuk Radar Atletico Madrid

Sebarkan artikel ini
2 Pemain Keturunan Indonesia Jalani Trial di Klub Spanyol, Salah Satunya Masuk Radar Atletico Madrid
2 Pemain Keturunan Indonesia Jalani Trial di Klub Spanyol, Salah Satunya Masuk Radar Atletico Madrid

Liganusantara.com – Dua pemain muda berdarah Indonesia dilaporkan tengah mendapatkan kesempatan berharga untuk mengikuti seleksi di klub Spanyol. Bahkan, salah satu di antaranya disebut menarik perhatian klub papan atas La Liga, Atletico Madrid.

Tren pemain diaspora Indonesia yang meniti karier di Eropa terus menunjukkan perkembangan positif. Terbaru, dua nama pemain keturunan Merah Putih mendapat peluang menjalani masa uji coba di Spanyol. Kesempatan ini menjadi kabar baik bagi masa depan regenerasi Timnas Indonesia.

1. Tony Kouwen
Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Tony Kouwen, seorang penjaga gawang muda yang mendapat kesempatan trial selama sepekan bersama Atletico Madrid. Informasi ini pertama kali beredar melalui akun media sosial @futboll.indonesiaa.

Kesempatan berlatih di klub sekelas Atletico, yang dikenal memiliki sistem pembinaan ketat di bawah pelatih Diego Simeone, menjadi bukti bahwa Tony dinilai memiliki potensi besar. Menariknya, ibu Tony, Corrina Kouwen, turut memberi sinyal kedekatan dengan Timnas Indonesia dengan menandai akun resmi @timnasindonesia dalam unggahan latihan sang anak di fasilitas Atletico.

2. Aaron Liam Suitela
Nama berikutnya adalah Aaron Liam Suitela, pemain muda yang sebelumnya sempat mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-17 pada 2023. Aaron dijadwalkan bertolak ke Spanyol pada Maret mendatang untuk menjalani trial selama satu bulan bersama SD Huesca, klub yang pernah tampil di La Liga.

Periode trial yang cukup panjang ini akan menjadi kesempatan besar bagi Aaron untuk menunjukkan kemampuan teknis, fisik, dan pemahaman taktiknya. Meski tidak masuk skuad akhir Piala Dunia U-17 2023, undangan dari klub Spanyol menegaskan bahwa bakatnya masih dipantau oleh pencari bakat internasional.

Kehadiran Tony Kouwen dan Aaron Liam Suitela semakin memperluas daftar pemain diaspora potensial bagi sepak bola Indonesia. Jika keduanya berhasil mendapatkan kontrak profesional di Spanyol, kualitas permainan mereka diprediksi akan meningkat signifikan, mengingat sistem pembinaan sepak bola Spanyol terkenal mengutamakan teknik, visi bermain, dan kecerdasan taktik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *